Minggu, 24 Januari 2010

Setting /etc/fstab di HardyHeron/Linux


Yap, kali ini saya akan bahas gimana setting fstab. Posting ini terutama karena udah ditunggu-tunggu oleh iq iq. Hal ini terutama buat yang kebingungan, kenapa ya partisi dengan filesystem fat* dan ntfs HDD saya ga otomatis di mount di HardyHeron? [btw baru sadar klo rilis ubuntu selalu pakai huruf yang sama setiap katanya, GutsyGibbon, HardyHeron, FeistyFawn, DapperDrake..].

Agar partisi non linux HDD Anda otomatis di mount ketika masuk Ubuntu, Anda harus mengedit file /etc/fstab. Ga tau kenapa versi HardyHeron ini cuma memuat informasi mengenai partisi linux saja.

Nah sekarang mari kita buka file /etc/fstab. Tekan Alt+F2 ketik gksudo gedit /etc/fstab. Dari informasi yang sudah ada kita lihat ada 6 kolom dalam fstab. Kolom-kolom ini dipisahkan oleh spasi atau tab, atau kata lainnya whitespace.

Kolom pertama:
Kolom pertama ini berisi nama device yang akan di mount setiap kali booting. Kalau yang sudah ada di fstab itu menggunakan UUID. Kalau Anda bingung dengan UUID, Anda bisa langsung menggunakan nama device tersebut. Untuk mengetahui partisi apa aja yang ada di HDD Anda, buka terminal trus ketik sudo fdisk -l.

Kolom kedua:
Kolom kedua ini berisi mount point, yaitu folder di mana Anda akan menampung file-file yang ada dalam partisi yang sudah ditentukan sebelumnya. Biasanya di taro di folder /media, buat folder dulu di folder terserbut. Dari terminal ketik sudo mkdir /media/namafolder. Trus baru ANda tuliskan di fstab-nya.

Kolom ketiga:
Kolom ketiga ini berisi tipe filesystem partisi Anda. Beberapa filesystem yang ada adalah,
ext2 dan ext3. Ini merupakan filesystem yang digunakan oleh linux. Tapi saat ini biasanya yang sering digunakan adalah ext3.
ReiserFS. Ini juga tipe filesystem yang mulai digunakan oleh linux, di antaranya SuSE. Katanya ReiserFS ini lebih advanced.
swap. Seperti namanya tipe ini ya berguna untuk swap.
vfat dan ntfs. Tipe ini digunakan oleh windows. vfat bagi Anda yang menggunakan fat*. Untuk ntfs Anda bisa menggantinya dengan menuliskan ntfs-3g.
auto. Sesuai namanya filesystem ini akan mendeteksi secara otomatis filesystem yang Anda gunakan. Biasanya tipe ini dipakai untuk cdrom ataupun floppy disk.

Kolom keempat:
Kolom keempat ini berisi opsi-opsi dalam me-mount. Di antaranya,
auto dan noauto. Jika opsi auto dipilih maka device akan dimount secara otomatis pada saat booting. Jika noauto yang dipilih maka Anda harus me-mount secara manual jika ingin menggunakannya.
user dan nouser. Opsi user mengijinkan user me-mount device. user ini adalah opsi default. Jika yang dipilih adalah opsi nouser. Hak untuk mount device hanya ada untuk root.
exec dan noexec. Gunakan opsi exec untuk mengijinkan eksekusi file binary. Dan gunakan noexec untuk mencegah eksekusi file binary.
ro dan rw. Gunakan ro jika Anda ingin device Anda tidak bisa ditulisi alias read only. Jika Anda berencana menginjinkan user Anda untuk bisa baca tulis di-device, gunakan opsi rw. Bagi user pemula mending gunakan opsi rw, biar ga bingung.
sync and async. Maaf untuk yang ini saya kurang gitu ngerti, tapi opsi async digunakan secara default. Tapi sebaiknya gunakan sync untuk floppy disk.
defaults. Gunakan ini jika Anda ingin menggunakan opsi default, opsi-opsi yang digunakan adalah rw, suid, dev, exec, auto, nouser, dan async.

Kolom lima dan enam:
Dua kolom ini berisi angka, biasanya berisi 0 0.

Jika ada yang kurang jelas Anda bisa ketik man mount dan man ntfs-3g. Berikut ini contoh fstab punya saya:
[code='xml']
# /etc/fstab: static file system information.
#
#
proc /proc proc defaults 0 0
# /dev/sda1
UUID=d305d91e-9e60-42f7-87c4-59c9d009cf4e / ext3 relatime,errors=remount-ro 0 1
# /dev/sda2
UUID=beafa47b-d5fa-4c01-ba2c-867308b55b3f none swap sw 0 0
/dev/scd0 /media/cdrom0 udf,iso9660 user,noauto,exec,utf8 0 0

#/dev/sda5
/dev/sda5 /media/d vfat auto,user,exec,rw,async 0 0

#/dev/sda6
/dev/sda6 /media/e ntfs-3g auto,user,exec,rw,async 0 0

/dev/sda4 /media/c ntfs-3g auto,user,exec,rw,async 0 0
[/code]

Artikel Setting /etc/fstab di HardyHeron/Linux ini dipersembahkan oleh Makalah Skripsi Tesis. Majalah Gratis.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar